Anda punya sedikit kelebihan tanah
dibelakang rumah? Jika tertarik ingin memanfaatkannya sebagai kolam renang,
berikut panduan dasar sebelum mulai membangun.
POSISI
Untuk meletakkan kolam renang dalam
rumah tak bisa sembarangan. Hal ini karena terkait dengan desain bangunan rumahnya,
luas rumah, jalan arah sinar matahari, letak rumah tetangga, dan kebutuhan
penghuni rumah tentang fungsi kolam renang itu sendiri. Biasanya, sebagian
besar kolam renang dalam rumah tinggal diletakkan di bagian belakang rumah. Hal
ini dilakukan terkait soal privasi yang ingin didapatkan oleh pemilik rumah
sekalipun berada di area rumah yang terbuka. Namun, tak ada salahnya kok jika
ingin menempatkan kolam renang di halaman depan, asalkan unsure privasinya
tetap terjaga sehingga Anda nyaman beraktifitas.BENTUK KOLAMBentuk kolam renang
atau water park berkaitan dengan luas rumah. Kolam berlekuk atau berbentuk
lingkaran akan menciptakan kesan yang alami dan tidak kaku namun memakan banyak
lahan. Adapun rumah yang ukuran luasnya terbatas, kolam renang cukup yang
berbentuk kotak. DESAIN
Dari sisi desain, kolam dengan
bentuk persegi empat merupakan bentuk paling efektif karena bisa bergerak lurus
dengan nyaman serta menghemat lahan. Bentuk yang sederhana ini bisa
dieksplorasi dengan sistem overflow, sehingga air tidak hanya diam tapi
mengalir terus melewati bibir kolam. Desain kolam renang juga perlu disesuaikan
dengan konsep desain bangunan utama, agar keseluruhan konsep hunian yang telah
ditetapkan tetap terjaga.
KONTRUKSI
Dari sisi konstruksinya, kolam renang
bisa dibangun di dalam tanah (ground pool) atau di atas tanah (above pool),
tetapi pada umumnya konstruksinya di dalam tanah. Kedalaman kolam tidak ada
ketentuan khusus, tetapi harus anda sesuaikan dengan kebutuhan. Bila anak Anda
masih kecil dan belum mahir berenang, buatlah kedalaman terendah berdasarkan
ketinggian anak Anda pada saat kolam selesai dibuat, sedangkan bagian paling
dalam bisa disesuaikan dengan keingina


